Tiga tim Senegal, Maroko, dan Burkina Faso memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Afrika 2025 (AFCON) setelah menyelesaikan fase grup dengan hasil positif. Sementara itu, klub Liga Indonesia Persita Tangerang yang melepas salah satu pemainnya ke turnamen ini, Pablo Ganet, merasakan dampak tersingkirnya Guinea Khatulistiwa dari AFCON — sebuah keputusan yang membuat fans dan pihak klub merasa peluang pemain mereka terhenti lebih awal di ajang internasional. Berikut ulasan lengkapnya. Poros Jakarta – Jakarta Punya Berita+3ANTARA News+3ANTARA News+3
🇸🇳 Senegal Juara Grup dan Lolos 16 Besar
Tim nasional Senegal memastikan diri maju ke babak 16 besar Piala Afrika 2025 setelah menjadi juara Grup D. Pada laga terakhir fase grup, Senegal menang 3–0 atas Benin, menutup fase grup dengan dominasi dan koleksi poin tertinggi di grup tersebut. Lions de la Teranga menunjukkan performa ofensif yang kuat meskipun sempat bermain dengan 10 orang pemain setelah kartu merah di babak kedua. ANTARA News
Senegal akan menghadapi salah satu tim peringkat ketiga terbaik dari grup lain setelah babak penyisihan ini dan tetap menjadi salah satu favorit turnamen. ANTARA News
🇲🇦 Maroko & 🇿🇦 Afrika Selatan Lolos dari Grup A dan B
Dua tim besar lainnya ikut memastikan tempat mereka di babak 16 besar:
-
Maroko mengakhiri fase grup sebagai Juara Grup A setelah mengalahkan Zambia 3–0, dengan Ayoub El Kaabi jadi salah satu pencetak gol penting di laga tersebut. Maroko menampilkan dominasi yang kuat di kandang sendiri, menjadikan mereka tim yang sangat diperhitungkan di fase gugur. ANTARA News+1
-
Afrika Selatan lolos dari Grup B sebagai runner‑up, berkat kemenangan dramatis 3–2 atas Zimbabwe pada laga terakhir. Pasukan Bafana Bafana berhasil mengunci tempat fase selanjutnya dengan raihan poin yang cukup tinggi, meskipun persaingan pada grup ini cukup ketat. ANTARA News
Selain itu, Mali juga melaju sebagai runner‑up Grup A, mengemas poin cukup untuk lolos ke babak 16 besar. ANTARA News
🇧🇫 Burkina Faso Lolos di Grup E
Dari Grup E, Burkina Faso memastikan tiket babak 16 besar sebagai runner‑up setelah mengalahkan Sudan 2–0 di laga penutup grup. Sementara Aljazair memuncaki grup dengan kemenangan besar pula, Burkina Faso tampil konsisten sepanjang tiga laga untuk meraih posisi kedua. ANTARA News
Aljazair sendiri sukses masuk fase selanjutnya sebagai juara grup, sementara Sudan meski memiliki poin, harus menunggu hasil tim peringkat ketiga lain untuk peluang lolos sebagai salah satu tim terbaik ketiga. ANTARA News
😔 Persita dan Pablo Ganet: Tersingkir di Fase Grup
Klub Persita Tangerang pernah melepas gelandang andalannya, Pablo Ganet, untuk membela Timnas Guinea Khatulistiwa di Piala Afrika 2025. Ganet diharapkan bisa bersinar di ajang internasional tersebut. Poros Jakarta – Jakarta Punya Berita
Namun, Guinea Khatulistiwa gagal melangkah ke babak 16 besar setelah menyelesaikan fase grup tanpa poin dan tergusur dari persaingan di Grup E — sekaligus berarti Ganet tak dapat lagi berkiprah lebih jauh di turnamen ini. ANTARA News
Kegagalan lolos ke fase gugur ini tentu menjadi berita mengecewakan bagi fans Persita dan lingkungan klub yang berharap Ganet mampu mencetak prestasi di panggung besar Afrika. Banyak pihak bahkan merasa langkah timnya kurang optimal dan berujung terhentinya perjalanan pemain mereka lebih cepat dari prediksi. Poros Jakarta – Jakarta Punya Berita
📌 Inti Perjalanan Fase Grup
Lolos ke Babak 16 Besar:
-
Senegal (Juara Grup D) ANTARA News
-
Maroko (Juara Grup A) ANTARA News
-
Afrika Selatan (Runner‑up Grup B) ANTARA News
-
Mali (Runner‑up Grup A) ANTARA News
-
Aljazair (Juara Grup E) ANTARA News
-
Burkina Faso (Runner‑up Grup E) ANTARA News
-
Tanzania lolos sebagai salah satu best third‑placed teams untuk pertama kali dalam sejarah mereka. Reuters
Tersingkir di Grup:
-
Guinea Khatulistiwa, gagal lolos dan berarti Ganet tak lanjut ke babak gugur. ANTARA News
🧠 Kesimpulan
Fase grup Piala Afrika 2025 telah menentukan banyak kejutan dan pencapaian bersejarah: tiga tim seperti Senegal, Maroko, dan Burkina Faso memastikan tempat mereka di 16 besar melalui kemenangan kunci di laga terakhir dan posisi klasemen yang kuat. Sementara itu, Persita Tangerang dipenuhi rasa kecewa karena gelandangnya, Pablo Ganet dari Guinea Khatulistiwa, harus pulang lebih cepat dari turnamen setelah timnya gagal lolos fase grup. Poros Jakarta – Jakarta Punya Berita+3ANTARA News+3ANTARA News+3
